Saya rindu mereka Tertawa sampai rahang sulit menutup Sampai gigi kering Dan perut kecapean Lalu berakhir dengan makan malam bersama Dulu bersama mereka Saya tidak peduli kelogisan masa depan Yang ada hanya lingkaran Berbicara soal hari pernikahan dan rumah idaman Diujung kalimat bernafaskan ‘Amin’ Atas segala keindahan dan ranumnya khayalan